Amalan Yang Mensucikan Puasamu dari Kesia-siaan

Puasa Ramadhan adalah ibadah yang paling tinggi disisi Alloh Aza Wajalla kenapa demikian? karena sesungguhnya setiap amalan bani adam telah ditentukan nilai pahalanya mulai dari 10 kali lipat hingga 700 kali lipat sesuai yang Alloh kehendaki namun untuk puasa Alloh tidak menetapkannya dan hanya disisi Alloh lah pahalanya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151)

Namun bagaimana agar puasa kita benar benar sempurna sementara Alloh tidak akan pernah menerima dan tidak suka dengan perbuatan sia sia sehingga perbuatan tersebut mengurangi pahala atau bahkan membatalkan pahala puasa kita.

Kawan, siapa diantara kita yang merasa bersih dari dosa atau perbuatan sia sia bahkan kita sangat sulit meninggalkan perbuatan dosa ringan sekalipun karena kelemahan diri dan iman, kita kadang masih senang menggunjing oranglain, menyinggung atau dusta yang kadang kita lakukan walau padahal hanya bercanda.

Alloh Aza Wajalla Rob kita sangat tahu akan kelemahan dan kelalaian kita dalam menjalankan ibadah sehingga Alloh sangat ingin kita benar benar dalam keadaan yang baik dihadapanNya. Kawan, tahukah kalian bahwa satu amalan ini bisa menyempurnakan amalan ibadah kita dari perbuatan sia sia sehingga amalan ibadah kita sempurna dan diterima olehNya, ya dia adalah amalan yang dilakukan pada akhir di bulan Ramadhan ketika kita telah menyelesaikan puasa, dia adalah Zakat Fitri.

Penyempurna Amalan Puasa
Penyempurna Amalan Puasa

Ketahuilah bahwa Rasululloh Sholallohu alaihi wassallam bersabda, dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma, ia berkata:
فَرَضَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنْ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِيْنِ
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah sebagai penyuci bagi orang yang berpuasa dari perbuatan yang sia-sia dan kata-kata kotor serta sebagai pemberian makanan untuk orang-orang miskin.” (Hasan, HR. Abu Dawud Kitabul Zakat Bab. Zakatul Fitr: 17 no. 1609 Ibnu Majah: 2/395 K. Zakat Bab Shadaqah Fitri: 21 no: 1827 dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud)

Nah, bersegeralah dan jangan berputus asa dari rahmat Alloh ketika kita masih suka melakukan hal sia sia karena Dia Robb kita adalah Tuhan yang Maha Pengampun, Pengasih dan Penyayang sehingga kita kembali kepada Alloh dengan jiwa yang bersih.

“Merugilah orang yang disebutkan namaku (nama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam) di hadapannya, tetapi ia tidak mau bershalawat kepadaku. Merugilah orang yang masuk Ramadhan, kemudian Ramadhan itu berlalu sebelum dosa-dosanya diampuni. Dan merugilah seorang yang mendapatkan kedua orang tuanya di waktu tua (lanjut usia), tetapi keduanya tidak dapat menyebabkannya masuk Surga.”

(Jaami’ at-Tirmidzi, bab ad-Da’awaat (X/372 no. 3545)
Disarikan dari berbagai sumber

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *