Kenapa dilarang meniup minuman di dalam gelas..??

Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma bahwasanya Nabi s.a.w. melarang kalau ditarik nafas dalam wadah -waktu minum- atau ditiupkan di dalamnya.

” Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah hadits hasan shahih. Jadi kita dilarang menarik napas dan mengeluarkan napas, baik dari hidung maupun dari mulut ke dalam gelas yang kita gunakan untuk minum. Rasulullah s.a.w adalah utusan Allah s.w.t, tentu yang Beliau sampaikan ada manfaatnya untuk umatnya.

Terbukti sekarang, setelah diteliti dari segi ilmu pengetahuan modern, ternyata napas kita mengeluarkan CO2 -gas karbon dioksida-, sedangkan kita bernapas memerlukan O2 -gas oksigen-, maka dalam wadah yang tertutup oleh mulut, hidung dan muka kita tersebut, kita akan menghirup kembali gas CO2.

Apalagi secara reaksi kimia, bila CO2 digabung dengan air -H2O-, maka akan membentuk senyawa kimia H2CO3, sehingga lebih berbahaya lagi baik untuk diminum, maupun dihirup.

Seringkali ada orang yang meniup air minum dalam keadaan panas, padahal itu berbahaya buat kesehatan, karena H2O tersebut dalam keadaan menguap, tentu saja langsung bereaksi, dan senyawa bentukannya ini bersifat korosif -karena asam karbonat membuat besi dan logam menjadi berkarat-. Lebih baik air minum itu ditunggu dingin saja, atau dikipas-kipas, jangan ditiup oleh mulut kita. Subhanallah, kami beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tanpa harus membuktikannya.

NB: makanya kalo minuman/makanannya masih panas mbok ya sabar dong … tunggu dingin…

dikutip dari haditsweb bab meniup minuman

atau lihat disini>>>

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *