Wahai saudaraku kenapa kau lalaikan shalatmu?

Tahukah engkau wahai saudaraku, shalat dua rakaat itu lebih baik daripada dunia dan seisinya, kenapa demikian?

Tahukah engkau, shalat dua rakaat lebih sangat diinginkan oleh penghuni kubur tatkala badan tak lagi bisa tegak berdiri, punggung tak lagi bisa membungkuk dan kening tak lagi bisa bersujud.

Rasulullah saw pernah melewati sebuah kuburan lalu beliau bersabda, “Siapakah yang dikubur di sini?”  tanya Rasul saw. Para sahabat menjawab, “Ini kuburan fulan.”  Rasulullah saw mengatakan, “Shalat dua rakaat lebih diinginkan oleh penghuni kubur ini ketimbang apa yang tersisa dari dunia kalian.”

Setiap orang yang tidak mau bersujud (untuk shalat) ketika di dunia maka dia tak pernah bisa bersujud ketika di akhirat.

“Wahai orang-orang yang melalaikan shalat bagaimana mungkin engkau begitu menginginkan shalat untuk rukuk dan sujud di dalam kuburmu sedangkan engkau tak pernah mau untuk rukuk dan sujud di kehidupan duniamu?”

“Kesombongan telah membuatmu jauh dari sujud di dalam kehidupan duniamu sehingga kesombongan pula lah yang menahanmu dari sujud di hari kemudianmu.”

“Padahal bukankah Allah telah memberikan masa (waktu) untuk hidup semasa di dunia, kau habiskan untuk apa semasa hidupmu hingga tak mampu untuk melakukan shalat walau hanya sesaat?”

“Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan sholat

Wahai saudaraku yang melalaikan shalat, bukankah Allah telah menjanjikan tempat bagimu kelak di akhirat. Allah berfirman: “Apa yang menyebabkan kamu masuk kedalam neraka saqar? mereka menjawab : Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan sholat. Dan kami juga tidak memberikan makan anak yatim. Bahkan kami biasa berbincang-bincang untuk tujan yang bathil bersama dengan orang-orang yang memberikannya. Dan kami mendustakan hari pembalasan, sampai datang kepada kami kematian”  (Al Quran Surah Al Mudatsir Ayat 42-47)

Berbahagialah dengan janji Allah yang telah Allah siapkan jika engkau tetap tak mau melaksanakan shalat…..

Bukankah Allah telah menjanjikan yang lebih baik bagimu?

Dimana tiap langkah kakimu menuju masjid-masjid Allah adalah pengahpus dosa bagimu serta mengangkat derajatmu dan kesejukan setiap tetes air wudhu yang jatuh disetiap bagian wudhumu adalah kafarat (penebus) dosa bagi tiap-tiap dosa yang diperbuatnya dan setiap shalatmu adalah penghapus dosa-dosamu dan dari waktu-ke waktu shalat adalah penghapus dosa-dosamu.

“….. Dan tidaklah seorang laki-laki bersuci dengan sempurna lalu sengaja ke masjid di antara masjid-masjid (yang ada) kecuali Allah menuliskan baginya satu kebaikan untuk setiap langkah yang ia ayunkan dan mengangkat pula dengannya satu derajat dan dengannya pula dihapus satu dosa. Sebagaimana yang kalian ketahui, tak seorangpun meninggalkannya (shalat berjama’ah) kecuali orang munafik yang nyata kemunafikannya……” (Dikutip dari hadits yang panjang HR. Muslim)

“Barangsiapa wudhu secara sempurna, maka dosa-dosanya akan gugur dari jasadnya hingga keluar juga dari bawah kukunya” (HR. Muslim).

“Apabila seseorang hamba yang Muslim atau mu’min itu berwudhu’, lalu ia membasuh mukanya, maka keluarlah dari muka-nya itu semua kesalahan yang disebabkan ia melihat padanya dengan kedua matanya dan keluarnya ialah beserta air atau beserta titisan air yang terakhir. Jikalau ia membasuh kedua tangannya, maka keluarlah dari kedua tangannya itu semua kesalahan yang dilakukan oleh kedua tangannya beserta air atau beserta titisan air yang terakhir. Selanjutnya apabila ia membasuh kedua kakinya, maka keluarlah semua kesalahan yang dijalankan oleh kedua kakinya beserta air atau beserta titisan air yang terakhir, sehingga akhirnya keluarlah ia dalam keadaan suci dari semua dosa.” (HR. Muslim)

Shalat adalah tanda dan yang membedakan seorang Muslim

Wahai saudaraku ingatlah bahwa pembeda diantara kita dengan orang-orang kafir adalah shalat. Karena tatkala engkau tinggalkan shalat maka tak ada bedanya antara engkau dengan orang-orang kafir. Tidakkah engkau tahu apa yang disabdakan Rasulullah SAW:

“Batas antara seorang muslim dengan kemusyrikan dan
kekufuran adalah meninggalkan shalat.”

(HR. Muslim)

“Perjanjian antara kita dan mereka adalah shalat,
maka barangsiapa yang meninggalkan shalat berarti ia
kafir.”

(HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Wahai saudaraku jagalah shalatmu sebelum engkau sangat menginginkann di dalam kuburmu…!!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *